Arjawinangun – Para santri Pondok Pesantren Dar Al Tauhid Arjawinangun Cirebon, sangat berantusias mengisi hari Hut Kemerdekaan RI ini bukan hanya dengan acara-acara seremonial saja. Tetapi juga merefleksikan kemerdekaan 45 ini dimanfaatkan dengan kegiatan-kegiatan seperti Lomba-lomba seperti, makan kerupuk, balap karung, balap bakiak, mengambil uang di pepaya, panjat pinang dan lain-lain, Sabtu (18/8/13).

Pesantren yang dipimpin oleh KH. Ibnu Ubaidillah Syatori ini, tidak hanya kegiatan mengaji saja tetapi melakukan berbagai kegiatan positif guna merayakan HUT kemerdekaan RI. Dan kegigihan sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para pahlawan dalam merebut kemerdekaan bangsa ini. Lomba merupakan salah satu cara ke arah itu. Karena itu, setiap kali hendak mulai diadakan perlombaan, panitia membariskan seluruh santri guna memompa spirit dan motivasi santri dengan yel-yel.

Ahmad Muttaqin, sebagai Kepala Pon Pes Dar Al Tauhid ini mengatakan, “Lomba supaya spirit santri bisa merasakan bagaimana pengorbanan pejuang-pejuang terdahulu dalam merebut kemerdekaan, Lomba Panjat pinang juga memiliki makna, dengan semangat dan kebersamaan maka seberat apapun perjuangan akan menorah hasil yang cukup baik,” tegasnya saat ditemui di perlombaan.

Kegiatan tersebut hampir rutin digagas setiap tahunnya oleh pesantren di Arjawinangun ini dalam merayakan proklamasi kemerdekaan RI. Begitu pula dengan HUT kemerdekaan RI kali ini, dan melaksanakan “ritual kebangsaan” tahunan tersebut yang dibarengi oleh berbagai perlombaan yang bersifat mendidik bagi para santri.[robidin/Obet].

Comments

comments