Pondok Pesantren Dar Al Tauhid Khataman Kitab Ta’lim Muta’alim

0
2417

 

Pondok Pesantren Dar Al Tauhid baru saja mengkhatamkan pengajian kitab kuning, yakni kitab Ta’lim Muta’alim. Kitab karya Syeikh Burhanudin Al Zarnuji ini sudah sangat akrab di kalangan pesantren, hampir seluruh pesantren mengkajinya. Kitab Ta’lim Muta’alim ini berisi tentang akhlaq bagi orang yang sedang menuntut ilmu. Di dalamnya menjelaskan bagaimana supaya ilmu yang didapat bisa menjadi bermanfaat.

Penulis sendiri menulis kitab ini dikarenakan ia merasakan satu keresahan pada zamannya, di mana banyak orang yang menuntut ilmu, tetapi hanya sedikit yang mendapatkan kemanfaatannya. Untuk itu penulis berijtihad dengan seluruh kemampuannya dan menuliskan bagaiamana akhlaq/tata cara orang menuntut ilmu. Kitab ini terdiri dari tiga 13 pasal.

12522957_1211361312226596_3984686025268475980_n Pesantren Dar Al Tauhid sendiri memulai pengajian kitab ini pada hari Ahad tanggal 30 Agustus 2015. Pengajian disampaikan langsung oleh KH. Ar Ibnu Ubaidillah Syathori, pengasuh pesantren. Peserta pengajian difokuskan untuk santri tingkat tsanawiyyah baik putra maupun putri, meski dalam pelaksanaannya banyak santri tingkat aliyah bahkan santri mutakhorijin mengikuti. Pengajian dilaksanakan setiap hari Sabtu sampai Kamis, setelah selesai madrasah sampai menjelang maghrib (sekitar pukul 16.30 s/d 17.30 wib) dan bertempat di Mushola Pondok Pesantren.

Pengajian Ta’lim ini menggunakan metode bandongan,di mana santri mendengarkan bacaan serta penjelasan kyai dan santri menghapsai (memaknai) kitab dengan tulisan arab pegon berbahasa jawa. Santri juga menulis hal-hal penting yang dijelaskan oleh kyai pada buku ataupun lembaran kertas catatan.

Pengajian kitab Ta’lim Muta’alim ini selesai pada hari Rabu, tanggal 30 Maret 2016. Pengajian ditutup dengan bacaan do’a yang dipimpin langsung oleh KH. Ibnu Ubaidillah Syathori. Dengan khatamnya pengajian kitab Ta’lim Muta’alim ini, santri diharapkan untuk bisa mengamalkan ajaran yang terdapat dalam kitab, sehingga ilmu yang didapatkan santri bisa menjadi ilmu yang bermanfaat, sesuai dengan keinginan Syeikh Burhanudin Al Zarnuji, penulis kitab.

Comments

comments