Mario Teguh Sebagai Titik Balik Alfiyah

Oleh : Abdul Basit.

0
2004
foto pribadi, Tanggir
foto pribadi, Tanggir

Siapa yang tak mengenal sosok Mario Teguh, pria kelahiran Makasar, seorang motivator Indonesia yang pandai merangkai kata-kata hingga membuat orang tertarik, dari mulai kata-kata cinta, kehidupan, pendidikan dll. Sehingga menjadikannya sosok populer, bahkan kata-katanya selalu menjadi bahan unggahan di sosmed (baca: sosial media) dari mulai BBM, Fb, Twitter dll. Di tahun-tahun belakangan ini ia kerap kali sering muncul di Tv dan sosmed, namun di balik keberhsilan yang ia torehkan selama ini, tak mudah seperti mebalikkan telapak tangan. Sebagai seorang yang selalu bergulat degan kitab kuning dalam keseharian, dari pagi hingga larut malam, dan penyakit gatal-gatal pun tak lepas dari kita. Tentunya telinga kita aka sing lagi mendengar karya monumental imam Jamaludin Muhammad Ibnu Abdilah Ibnu Malik yaitu kitab nadzhom Alfiah Ibnu Malik yang berjumlah 1002 bait, di dalam salah satu baitnya menyebutkan :

:…..بالجر والتنوين والندا وال# ومسند للاسم تمييز حصل…….

Saya mencoba mengotak-atik penyamaan syarat jka ingin berhasil dalam segala hal, terlebih kita sebgai pelajar degan nadzhom tersebut pertama, di sebutkan bil jar, yang artinya usaha, untuk mencapi keberhasilan harus dengan adanya usaha jangan hanya diam dan berpangku tangan. Kedua menyebutkan tanwin, berasal dari kata niat. Niat harus di tata/di perbaiki oleh kita, seperti sekolah, mesantren, kuliah niatnya untuk apa? Faktor ini yang paling sentral seperti di sbutkan:

انما الأعمال بالنية..dan نية المئمنين خير من اعملها..

Yang artinya amal itu tergantung niatnya, dan niatnya seorang mu’min itu lebih baik dari pekerjaanya. Sebuah fakta menarik yang di ungkap founderonline dating setipe.com. Riza Thalib begitu mengejutkan. Dari data agregasi atau kata kunci yang ia temukan pada setengah juta masyarakat dunia, ternyata orang Indonesia bersekolah karena orientasi uang. Semkin tinggi level pendidikan/ijazah, maka semakin penting faktor finansial/uang dalam hubungannya. Hal ini menjadi indikator penting pendidikan Indonesia shingga masyarakat meneruskan sekolah bukan untuk mendapatkan ilmu tapi karena menyangkut pekerjaan dan uang. liputan6.com pada tanggal 1 April 2016.

Niat sudah di tata/di perbaiki usaha juga sudah, namun didlam bait tersebutb di sebutkan nida yang artinya memanggil / do’a. Sebgai mahluk yang lemah kita tentunya butuh terhadap pertolongan, dan mintalah pada Allah SWT dengan do’a. Bait diatas menyebutkan al yang artinya berfikir. Sebagai pembedah degan mahluk lainnya, kita yang di anugrahi otak untuk berfikir, oleh sebab itu berfikirlah sebelum melngkah apakah ini benar atau salah?. Dan yang terakhir menyebutkan musnad yang artinya kerja nyata, tak ada keberhasilan tanpa adanya kerja nyata, jangan hanya angan-angan dan keinginan belaka, maka lakukan dan kerjakan. Dengan resep ini semoga kita menjadi orang yang berhasil. Kata bijak mengatakakan “nasehat adalah sesuatu yang berharga, nasehat juga yang menjadi sesuatu yang tidak ada nilainya, karena suatu nasehat jika di jalankan akan menjadi sesuatu yang berharga, tetapi jika di tinggalkan tidak ada artinya apa-apa.

penulis adalah alumni Dar al-Tauhid

dan sekarang sedang mesantren di Tanggir-Jawa Timur

Comments

comments